Rabu, 25 April 2012

Hadiri Inacraft, Dahlan Pakai Batik
 Dahlan Iskan

JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menghadiri acara pembukaan Inacraft 2012 di Balai Sidang, Jakarta, dengan menggunakan kemeja batik lengan panjang. Ini merupakan hal yang tidak biasa mengingat biasanya Dahlan menggunakan kemeja putih lengan panjang.
"Tadi Pak Dahlan tanya, pakai batik atau kemeja biasa ya? Terus saya bilang ya pakai batik, Pak, kan resmi, supaya bareng," sebut Abdul Aziz, Staf Khusus Menteri BUMN, di sela-sela pembukaan Inacraft 2012, Jakarta, Rabu (25/4/2012).
Namun, menurut pemantauan wartawan di tempat acara, kemeja batik yang dipakai Dahlan bukan merupakan seragam batik yang dipakai panitia, yakni batik berwana merah corak Kalimantan. Kemeja batik yang dipakai Dahlan adalah kemeja batik lengan panjang berwarna dominan coklat. Tetapi, kata Abdul, Dahlan tetap menggunakan sepatu cats atau sepatu olahraga. "Ya memang kalau batik, kenapa," tambah Staf Khusus Menteri BUMN, Budi Rahman Hakim.
Untuk diketahui saja, acara pembukaan Inacraft 2012 dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Seusai acara, rombongan Presiden dan Menteri mengunjungi stan-stan di tempat pameran. Namun, Dahlan memilih untuk meninggalkan tempat acara. "Pak Dahlan sudah pergi lewat belakang," tambah Budi.

Selasa, 24 April 2012

Integritas Widjajono
Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo saat melakukan kunjungan dan menerima pemasangan Eco Power Booster pada kendaraannya di kampus Universitas Nasional, Jakarta, Jumat (24/2/2012).

Berpulangnya Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo membuat negara ini kehilangan salah satu konseptor kebijakan energi nasional yang mumpuni. Widjajono tutup usia pada Sabtu (23/4/2012) dalam pendakian Gunung Tambora di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Di mata rekan-rekannya, Widjajono merupakan satu dari sedikit ilmuwan yang konsisten terhadap ilmunya dan mengorganisasikannya untuk memperbaiki keadaan. Ia juga berani berhadapan dengan politisi dan massa saat pemerintah hendak mengeluarkan kebijakan tidak populis, yakni menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Guru Besar Bidang Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung itu merupakan wajah baru di dunia birokrasi. Namun, lulusan teknik perminyakan ITB tahun 1975 dan doktor dari University of Southern California, Los Angeles, Amerika Serikat, ini telah lama berkecimpung dalam dunia perminyakan. Dia pernah menjadi anggota Dewan Energi Nasional serta penasihat Asosiasi Perusahaan Migas.
Selama enam bulan menjabat sebagai orang nomor dua di Kementerian ESDM, pria berambut gondrong ini dikenal sebagai sosok yang sederhana serta memiliki idealisme tinggi dan pemikiran strategis dalam pengelolaan energi. Ia juga sangat aktif membantu menteri dan presiden dalam menyusun kebijakan strategi energi dan penyusunan APBN 2012 serta penghematan anggaran negara karena perkembangan situasi ekonomi dunia dan perkembangan harga minyak dunia.
Latar belakangnya sebagai dosen membuat ia menjadi sosok pejabat yang tidak birokratis, dekat dengan semua kalangan, termasuk media. Penguasaannya terhadap ilmu perminyakan membuat ia bisa menjelaskan dengan jernih kepada publik dan membuka ruang dialog tentang persoalan dan kebijakan pemerintah sektor energi.
Widjajono juga dikenal sebagai sosok yang berusaha konsisten antara perkataan, pemikiran, dan perbuatan. Jika tidak bertugas sebagai wakil menteri, ia menggunakan angkutan umum, sesuai anjurannya agar pengguna mobil pribadi beralih ke kendaraan umum. Ia pun menyediakan mobilnya sebagai uji coba pemakaian alat konverter BBM ke bahan bakar gas (BBG) dan alat penghemat BBM buatan Universitas Nasional.
Kalangan DPR melihat Widjajono sebagai sosok yang sangat jujur, bersih. Ia cocok ditempatkan di kementerian yang sarat dengan kepentingan. Kehadirannya menjadi sangat penting dalam kebijakan energi nasional. Pemikirannya yang lurus dan sangat berpengetahuan amat dibutuhkan bangsa.
Dalam sejumlah kesempatan, ia mengingatkan, Indonesia bukan lagi negara kaya minyak sehingga pemerintah dan masyarakat harus cerdas dan bijak dalam memakai energi. BBM harus mulai ditinggalkan, lalu beralih ke gas dan energi alternatif yang bersih dan murah agar dana subsidi BBM bisa dipakai untuk pembangunan infrastruktur dan pengentasan rakyat dari kemiskinan.
Keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat juga menjadi perhatian serius mendiang Widjajono. Menurut Tumiran, anggota Dewan Energi Nasional, Widjajono berpandangan, harus ada renegosiasi kontrak pertambangan dan nilai tambah komoditas tambang untuk meningkatkan penerimaan negara dan bangsa.
Karena itu, posisi wakil menteri ESDM yang saat ini kosong agar diisi orang yang punya kompetensi di bidang energi dan idealisme tinggi seperti almarhum.

Senin, 23 April 2012

Masih Ada 15 Tahun Lagi Waktu Bekerja
Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat saat merayakan hari ulang tahunnya yang ke-65 pada Senin (23/4/2012).

Kerja adalah aktualisasi untuk menjadi contoh bagi orang lain. "Makanya, paling tidak, masih ada 15 tahun lagi waktu bekerja buat saya," kata Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat, Senin (23/4/2012).
Memang, bagi pria kelahiran Yogyakarta 65 tahun silam, tepat pada hari ulang tahunnya saat ini, semangat bekerja menjadi salah satu hal yang masih terus dilakoninya. Makanya, Irwan masih terus kelihatan di berbagai kegiatan menyangkut kinerja perusahaan mulai dari promosi iklan hingga menjaga kualitas produksi.
Irwan, sulung dari lima bersaudara, mewarisi bisnis jamu yang dikembangkan sang nenek lebih dari 70 tahun silam. Meski mengaku tidak memunyai minat berlebih untuk ikut aktif di berbagai kegiatan karitatif sebagaimana lazimnya para pelaku bisnis senior tatkala memasuki usia senja, Irwan terbilang banyak mendapat penghargaan untuk kegiatan-kegiatan bernada kemanusiaan.
Yang terbaru, tepat pada hari ulang tahunnya pula, Irwan memperoleh ganjaran Anugerah CEO CSR Award 2012 dari The La Tofi School of CSR.  Secara spesifik, pemberi penghargaan melihat konsistensi Irwan Hidayat dan perusahaannya dalam  program Mudik Lebaran dan Operasi Katarak Gratis. Dalam kesempatan kali ini, termasuk Irwan, ada 16 CEO  yang juga memperoleh penghargaan tersebut.
Menurut Irwan pula, salah satu kegiatan CSR terbaru Sido Muncul adalah bantuan untuk penghijauan penanaman pohon bakau di lahan pantai. Kegiatan tersebut baru-baru ini terlaksana di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.